Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan


[Foto] Ketua DPR Kesengsem Esemka


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Marzuki Ali melihat-lihat mesin Esemka Rajawali di Balai Kota Surakarta.


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Marzuki Ali dan siswa SMK berpose di depan mobil Esemka Digdaya pikap yang dibelinya.


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta Dwi Budhi Martono berpose dengan Esemka Rajawali di depan Balai Kota Surakarta.

www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Esemka Digdaya pikap (kiri) menggendong mesin berkapasitas 1.500 cc.










sumber: http://foto.detik.com/readfoto/2012/01/05/114617/1807268/647/1/ketua-dpr-kesengsem-esemka

[Foto] Menjajal Mobil Jokowi



www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Mobil yang dibanderol Rp 95 juta of the road itu diajak berkeliling kota Solo.


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Tapi sayang ketika gas diinjak setengah pada gigi 3, mesin masih terasa tidak bertenaga. Faktornya ternyata karena bodi terlanjur gambot sementara mesinnya hanya 1.500 cc.


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Esemka tergolong beda dari SUV di Indonesia. Sepintas mobil tersebut mirip dengan Ford Everest, juga mirip Honda CR-V, meski SMK mengklaim bodinya dibuat sendiri dan ketika melongok ke buntutnya mirip sama Isuzu Panther.


www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Bagian dashboard tidak banyak fitur mewah, sangat sederhana. Namun fitur seperti power steering, central lock, power windows, AC dual zone, sensor parking, hingga head unit CD player, pemantik api dan dan seat belt sudah ada.







sumber: http://foto.detik.com/readfoto/2012/01/06/113118/1808377/647/4/menjajal-mobil-jokowip991101462

Mengapa Jokowi Rela Jadi Sales Esemka?




www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Walikota Solo Joko Widodo berpose di depan mobil Kiat Esemka.

Surakarta - Kesibukan Wali Kota Surakarta Joko Widodo akhir-akhir ini bertambah. Terutama setelah membuat kejutan mengganti mobil dinas Toyota Camry dengan Kiat Esemka, produksi siswa-siswa sekolah menengah kejuruan di Surakarta.

Sambutan dan sorotan masyarakat begitu besar terhadap mobil tersebut. Ada yang mendukung, tak jarang yang mencibir. Tapi hal itu tidak menyurutkan niat Jokowi--panggilan akrabnya, untuk mendorong mobil Kiat Esemka agar semakin terangkat.

“Sekarang saya menjadi brand ambassador mobil Esemka. Saya jadi duta promosi,” kata Jokowi kepada Tempo, Kamis, 5 Januari 2012. Dua hari terakhir, dia mengaku ke luar kota untuk mempromosikan mobil Kiat Esemka. Hasilnya, ada lebih dari 100 pesanan yang masuk. “Terakhir dari Bengkulu mau pesan,” ujarnya.

Mobil Esemka naik daun setelah Wali Kota Surakarta Joko Widodo menggunakannya sebagai mobil dinas. Mobil yang dirakit para pelajar SMK Warga Surakarta dan Kiat Motor tersebut menggunakan komponen 80 persen lokal dan 20 persen impor.

Menurut Jokowi, demam mobil Esemka memberi dampak positif dan harus dimanfaatkan betul. Terutama sebagai momentum untuk kemunculan mobil nasional. Sambutan masyarakat yang begitu antusias disebutnya sebagai bagian dari kerinduan akan kebanggaan produk sendiri. Selain itu, Jokowi juga berupaya membantu merancang proposal bisnis untuk memproduksinya secara massal.

Untuk mewujudkan rencana itu, Jokowi sedang mencari investor yang siap berinvestasi pada produksi mobil yang diharapkan menjadi cikal-bakal mobil nasional itu. "Prioritas tetap investor lokal," katanya soal siapa investor yang diharapkannya. Saat ditanya apakah ada yang bersedia berinvestasi, Jokowi berkata, "Dicari sampai ketemu. Kalau enggak ada investor lokal, biar saya saja yang jadi investor."

Rencananya, investor itu akan diajak bersama-sama membangun industri Kiat Esemka, mulai desain, perakitan, finishing, promosi, hingga penjualannya. Untuk model bisnis pengembangan Kiat Esemka ini, Jokowi akan tetap mengedepankan prinsip kemitraan dengan industri rumah tangga yang dikelola oleh lulusan SMK. Nantinya itu akan terintegrasi dengan pihak swasta, seperti Kiat Motor serta Solo Techno Park--pusat pendidikan dan teknologi di Surakarta.

Produksi massal Esemka, kata Jokowi, akan dilakukan setelah ada hasil uji emisi dan uji kelayakan dari Kementerian Perhubungan. Jika syarat-syarat itu sudah didapat, langkah berikutnya menggarap sisi bisnisnya. "Nanti akan menjadi bisnis komersial, yang sepenuhnya dikelola swasta dan Solo Techno Park, yang didukung Pemerintah Kota Surakarta," ujarnya.

Soal perjalanannya ke Malaysia, Rabu dan Kamis lalu, apakah ada kaitannya dengan promosi mobil Esemka, Jokowi enggan menjawabnya. Kamis malam lalu, saat ditanya soal acara ke Malaysia itu, ia berkata, "Promosi mobil ke luar kota." Di kantor Wali Kota Solo, acara Jokowi ke Malaysia itu hanya disebut kegiatan "kedinasan".

Menyikapi adanya suara-suara sumbang yang mengkritik mobil Kiat Esemka, Jokowi memilih tidak menanggapinya. Dia hanya meminta mereka yang mengkritik melihat kepada semangat dari siswa SMK yang ingin menunjukkan bahwa mereka mampu dan bisa. “Apa yang saya lakukan, hanya sebagai komitmen moral untuk anak-anak didik kita,” ucapnya.









sumber: http://www.tempo.co/read/news/2012/01/07/058375875/Mengapa-Jokowi-Rela-Jadi-Sales-Esemka

Mobil Tawon Siap ‘Sengat’ Mobil Kiat Esemka

www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Walikota Solo, Joko Widodo melakukan uji coba mobil Kiat Esemka buatan siswa SMK di Balaikota, Solo.

Surakarta - Demam mobil Kiat Esemka memang sedang melanda di mana-mana. Sejumlah pejabat dan selebriti ramai-ramai memesan mobil rakitan pelajar Solo tersebut. Meski demikian, mobil Tawon tetap tidak gentar untuk memasarkan mobil yang diklaim sebagai mobil nasional itu di Solo.

PT Actus Sari Murni yang merupakan distributor mobil Autogas Tawon saat ini tengah melakukan penetrasi pasar di Kota Solo. “Konsep produk ini adalah sebagai mobil rakyat, berbeda pangsa pasar dengan mobil Kiat Esemka,” kata Boen Setyawan, pewakilan PT Actus Sari Murni, di Jawa Tengah, Sabtu, 7 Januari 2012. Sebagai mobil rakyat, dia tidak banyak berharap mobilnya digunakan oleh pejabat ataupun selebriti.

Selain itu pihaknya juga tidak akan memasarkan Tawon untuk kendaraan pribadi. “Kami menjualnya sebagai kendaraan umum mirip taksi,” kata Boen. Tidak hanya menjual mobil, pihaknya juga menegaskan sanggup untuk menguruskan surat-surat dan kelengkapan perizinan untuk digunakan sebagai kendaraan umum.

Menurutnya, kendaraan mungil dengan panjang 3,1 meter dan lebar 1,4 meter itu sangat cocok digunakan di perkotaan, termasuk Solo. Apalagi mereka menggunakan mesin dua silinder berkapasitas 0,64 liter sehingga sangat irit bahan bakar. “Satu liter Premium bisa digunakan untuk 19 kilometer,” kata Boen.

Tidak hanya itu, mereka juga telah memasang perangkat converter sehingga pengguna bisa beralih ke bahan bakar gas. “Sayangnya saat ini stasiun pengisian bahan bakar gas masih sangat minim,” katanya. Padahal konsep itu sengaja diusung untuk turut menyukseskan program langit biru.

Dia mengakui kendaraan buatan Rangkasbitung tersebut masih menggunakan mesin dan bak persneling impor. “Namun, untuk chasis dan body, semuanya sudah rakitan dalam negeri,” katanya. Dia mengklaim bahwa muatan lokal dalam produk tersebut telah mencapai 90 persen.

Sayangnya Boen belum berani menentukan target penjualan produknya di Solo. Namun dia yakin produk tersebut dapat merebut simpati masyarakat di tengah gencarnya semangat penggunaan produk dalam negeri. “Apalagi surat dan perizinan mobil ini sudah lengkap,” katanya sembari menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) mobil Tawon yang dimiliki.








sumber: http://www.tempo.co/read/news/2012/01/07/090375886/Mobil-Tawon-Siap-Sengat-Mobil-Kiat-Esemka


[Foto] Ekslusif Melihat Isi Dari Bus Inovatif


www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com


www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com

www.blogbelajarpintar.blogspot.com








sumber: australian pictures


Inilah Daftar Mobil Buatan Indonesia

Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di dunia, sudah saatnya memiliki mobil nasional yang bisa diandalkan. Melihat ke belakang, Indonesia sudah beberapa kali tercatat memiliki mobil nasional, bahkan ada yang suskes di pasaran.

Seperti dikutip tujuhpedia, ada tujuh mobil nasional (plus Esemka Rajawali) yang pernah dikembangkan putra-putra bangsa. Ketujuh mobil tersebut adalah Marlip, Maleo, Gea, Tawon, Komodo, Timor dan Esemka Digdaya, serta tambahan Esemka Rajawali. Bagaimana sejarah delapan mobil tersebut?

1. Marlip
[Image: MARLIP-FN.jpg]

Marlip adalah mobil listrik yang dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan dipasarkan PT. Marlip Indo Mandiri. Mobil ini digunakan untuk mobil golf, pasien, mobil keamanan. Marlip juga punya varian mobil empat penumpang dengan kecepatan mencapai 50 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 120km. Harga Marlip berkisar antara Rp60 sampai Rp80 juta.


2. Maleo
[Image: esemka01.jpg]

Maleo mulai dikembangkan pada 1993, dimana saat itu pemerintah mulai berpikir tentang mobil nasional. IPTN sebagai instansi yang ditunjuk, bekerjasama dengan Rover, Inggris dan Millard Design Australia. Sampai pada 1997, IPTN sukses membuat 11 rancangan mobil yang isimewa. Namun karena reformasi 1998, proyek tersebut menjadi sia-sia.


3. Gea
[Image: mobnas2.jpg]

Gea adalah proyek mobil nasional hasil riset PT. INKA (Industri Kereta Api) dengan mesin Rusnas (Riset Unggulan Strategis Nasional), yakni mesin berkapastias 640cc. Tujuan Gea adalah memberikan alternatif mobil kecil menghadapi krisis energi. Dilepas dengan harga antara 45 -50 juta, sudah diuji coba hingga 10.000 km dan kecepatan maksimalnya 90 km/jam. Mobil ini sudah sampai tahap uji coba produksi.


4. Tawon
[Image: Tawon-Mobnas-Karya-Anak-Bangsa.jpg]
Mobil tawon diproyeksikan menjadi pengganti Bajaj. Diproduksi oleh PT Super Gasindo Indonesia Jaya (GIJ). Tawon adalah mobil nasional yang paling siap dipasarkan. Mobil ini menggunakan bahan bakar gas dengan kapasitas mesin mesin 650cc. Tawon mampu menembus kecepatan 100 km/jam dengan banderol Rp48 juta on the road.


5. Komodo
[Image: mobil-Komodo.jpg]

Salah satu desainer CN-250 Gatotkaca Ibnu Susilo menjadi Head Designer Maleo mengeluarkan desain Komodo. Ini adalah mobil offroad asli Indonesian. Mobil kecil tapi dapat melintasi hutan sejauh 100 km dalam 6-7 jam dengan konsumsi bahan bakar hanya 5 liter. Komodo punya fitur self-recovery yang membuatnya tidak bisa terguling.


6. Timor
[Image: 40260940_1.jpg]

Timor adalah Teknologi Industri Mobil Rakyat. Timor pernah hits di dekade 90an yang diproduksi PT. Timor Putra Nasional. Sejatinya, mobil ini merupakan mobil KIA Sephia dengan ide mengimpor mobil namun dengan komponen lokal. Bersamaan dengan Timor, hadir Bimantara dengan produknya Bimantara Cakra.


7. Esemka Digdaya
[Image: esemka%2BDIGDAYA_2.jpg]
Esemka Digdaya adalah proyek mobil nasional yang dikerjakan oleh siswa SMK 1 Singosari Malang. Mobil double kabin ini memiliki mesin 1.500 cc eks Timor. Biaya yang dhabiskan Rp175 juta.


8. Esemka Rajawali
[Image: U2MfuMvaph.jpg]

Senada dengan Esemka Digdaya, Esemka Rajawali menjadi perbincangan khusus setelah Wali Kota Solo Joko Widodo menggunakan sebagai mobil dinas. Esemka Rajawali bergenre SUV dengan mesin 1.500 cc milik Timor. Mobil ini dilepas dengan banderol Rp75 juta dengan semua fitur-fitur layaknya mobil Jepang.









sumber: http://www.tuanmuda.us/showthread.php?tid=9179

7 Kelebihan Oli Synthetic Dibanding Oli Mineral

Pelumas yang bekerja secara efektif sesuai fungsinya akan memperpanjang usia mesin sehingga lebih awet masa pakainya. Oli mesin berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan atau keausan dari sejumlah komponen yang bekerja dan bergerak saat mesin kendaraan hidup.


Selain berfungsi sebagai pelumas, Oli mesin juga berfungsi sebagai pendingin, anti karat, penutup celah mesin dan pembersih mesin. Pelumas yang baik harus bisa membuat kinerja mesin lebih ringan dan bertugas sebagai pelindung komponen metal dari friksi akibat gesekan terus-menerus dalam waktu yang lama.

Menurut bahan dasarnya, oli mesin yang umum beredar terbagi 2 jenis, yaitu :

Oli Mineral (Base Oil) : Berasal dari hasil tambang minyak bumi yang diolah menjadi oli dan ditambah bahan aditif untuk menambah kualitas pelumas menjadi lebih baik.

Oli Sintetis (Synthetic Oil): Umumnya Oli Sintetis terdiri atas Polyalphaolifins yang dihasilkan dari bagian terbersih hasil pemilahan oli mineral, yaitu gas. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mineral. Inilah mengapa oli sintetis bisa dicampur dengan oli mineral dan sebaliknya. Pada dasarnya, oli sintetis didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mineral.


Oli Mineral VS Oli Synthetic
Keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :

* Lebih stabil pada temperatur tinggi (less volatile) sehingga kadar penguapan rendah

* Mengontrol/mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin

* Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin

* Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi gesekan antar logam yang berakibat kerusakan mesin

* Tahan terhadap perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama sehingga lebih ekonomis dan efisien

* Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan mesin lebih dingin

* Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkanmesin dari kerakOli mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan sedangkan oli synthetic dari hasil campuran kimia.

Bahan oli synthetic umumnya adalah PAO (PolyAlphaOlefin). Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin-mesin dengan teknologi terbaru (turbo, supercharger, dohc, dll) juga mesin yang membutuhkan pelumasan yang lebih baik (racing) dimana celah antar part/logam lebih kecil/sempit/presisi dimana hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir lebih sempurna.








sumber: http://www.tuanmuda.us/showthread.php?tid=4509

Penjelasan Asap Hitam Pada Kendaraan


[Image: mobil+vs+motor.jpg]
Rencana harga bensin ataupun solar naik susah dibendung. Mau demo, protes atau mogok makan kek, pemerintah enggak bakalan peduli. Sebab beban APBN makin terhimpit. Jalan pintasnya ya harga BBM dilambungkan.

Dampaknya tentu saja sangat luas. Khusus pemakai kendaraan bermotor, agar kantong tidak makin kering mesti cermat merawat kendaraan. "Salah satu ciri mesin bensin atau solar boros yaitu asap berwarna hitam," terang Samsul Hadi, S.Pd, dosen jurusan teknik otomotif Politeknik PPKP, Yogyakarta.

Membuktikan teorinya, Samsul mencontohkan ketika bensin atau solar dibakar. Asapnya akan mengepul berwarna hitam bukan? Sama seperti proses pembakaran dalam mesin, ketika campuran terlalu kaya (lebih banyak bahan bakar dibanding udara) maka dari asap knalpot berwarna hitam.

Penyebabnya banyak. Karena kompresi bocor, filter udara kotor, busi mau mati, jeroan karburator bermasalah atau pompa injeksi/injektor (diesel) aus. Munculnya asap berwarna hitam, selain menyebabkan boros bahan bakar juga mengurangi tenaga mesin.

"Khusus mesin bensin, pembakaran yang terlalu kaya dan dijalankan secara terus menerus bisa mempercepat umur busi," tutup Samsul kepada.

Penyebab Asap Hitam

Mesin Bensin
1. Filter udara kotor
2. Kompresi bocor
3. Pengapian lemah (busi/CDI)
4. Jeroan karburator aus

Mesin Diesel
1. Filter udara kotor
2. Pompa injeksi aus
3. Injektor bermasalah
4. Kompresi lemah









sumber: http://www.tuanmuda.us/showthread.php?tid=3811

10 Mobil Sedan Paling Irit BBM Versi TrueCar

Daftar Nama Merek Mobil Paling Irit Konsumsi BBM Mobil Hemat Bahan Bakar Untuk Keluarga -

Sebuah survei pun dilakukan. Hasilnya, 10 mobil teririt pun terpilih. Terlihat mobil dual mesin alias hybrid mandominasi peringkat 10 besar mobil teririt di Amerika. Dari 10 mobil teratas hanya
Hyundai Elantra​ saja yang bukan mobil hybrid.

Penilaian sendiri dibuat dari biaya yang dikeluarkan oleh sebuah mobil setiap melakukan perjalanan setahun yang diperkirakan mencapai 15.000 mil. Mobil listrik jelas disingkirkan dari peta persaingan sebab mobil jenis ini tidak menggunakan bensin untuk mesin konvensional.

simak juga 10 mobi yang menggunakan air sebagai bahan bakarnya


Dari ratusan mobil yang beredar akhirnya terpilih
Toyota Prius​ sebagai mobil teririt. Toyota Prius menurut situs tersebut merupakan mobil yang masih menggunakan mesin bensin konvensional (disamping motor listrik) yang paling sedikit mengkonsumsi bensin.

Bila menghitung dari harga bensin non timbal yang saat ini berlaku di Amerika (US$ 3,52 pergalon), Toyota Prius pertahunnya hanya menghabiskan dana sebesar US$ 1.062 untuk membeli bensin.Sementara Hyundai Elantra yang merupakan satu-satunya mobil konvensional dalam daftar menghabiskan US$ 531 lebih banyak dibanding Prius.


"Ketika membeli kendaraan hemat bahan bakar, konsumen harus mempertimbangkan dua faktor. Harga dan biaya tahunan untuk membeli bahan bakar," kata Jesse Toprak, Wakil Presiden Tren Industri dan Wawasan di TrueCar. 10 mobil unggulan tahun 2011 versi Autoguide


"Jika Anda sedang mencari mobil yang paling hemat bahan bakar, Toyota Prius menang. Jika Anda sedang mencari mobil yang paling hemat biaya dan efisien bahan bakar,Hyundai Elantra jelas adalah pemenang,".


Berikut daftar 10 mobil teririt di Amerika versi true car


1. Toyota Prius


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 200 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 21,1 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.064.

2. Lexus CT 200h


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 261 juta
Rating Konsumsi BBM: 17,6 km/liter
Konsumsi BBM setahun : mencapai 261 gallon BBM.
Biaya Per tahun : US$ 1.269

3. Honda Insight


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 165 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 17,5 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.279

4. Honda Civic Hybrid


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 215 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 17,5 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.279

5. Lincoln MKZ Hybrid


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 300 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 16,4 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.368

6. Chevrolet Volt



Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 357 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 15,8 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.424

7. Lexus HS 250h


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 318 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 14,7 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.529

8. Honda CR-Z



Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 175 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 14,2 km/liter
Biaya Per tahun : US$ 1.579.

9. Hyundai Elantra


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 135 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 14 km /liter

10. Toyota Camry Hybrid


Harga tanpa pajak di AS setara dengan Rp 239 jutaan.
Rating Konsumsi BBM: 14.5 km /liter
Biaya Per tahun : US$ 1.616.

catatan :

1 gallon (US) = 3.7854 liter
1 mile = 1,609 km











sumber: kaskus.us

Cara Menaikan Oktan Premium Menjadi Oktan Seperti Pertamax


 http://4.bp.blogspot.com/_hD_OXTmtPCc/SkxdJZc4eRI/AAAAAAAAABE/TNiyaMDop0w/s200/LOGO+PERTAMAX.jpg

Misi agan aganwati
ane mao ngasih cara berguna nih
dijamin ga karna ini bikinan ane sendiri

Spoiler for basa basi:
seiring pekembangan jaman harga bbm terus melambung mao premium pertamax pertamax plus atau yg lainnya, seperti contoh baru2 ini pertamax naik lagi jadi 9250
saat ini juga kendaraan bermotor adalah salah satu yg sangan diandalkan buat beraktifitas termsuk untu ane juga nih gan bakal sekolah, nah untuk menjaga mesin kendaraan tetap baik, pembakaran pun harus sempurna. yaitu dgn menggunakan bbm yg oktannya tinggi. nih daftar oktan2 gan:
Premium 88
Pertamax 92
Pertamax Plus 95
nah kalo menurut ane kalo pake premium kurang sempurna gan pembakarannya karna oktannya kecil.
nah ane kan masih SMA nih gan jadi pas bimbel guru kimia ane ngasih tips ke ane buat ninggiin oktan premium dan dijamin murah


Spoiler for caranya:
begini gan jadi agan tetep aja beli premium seperti biasa, cuma rahasiannya premium agan dicampur dgn zat metanol(inget metanol bukan etanol). metanol itu setau ane zat kimia yg mengandung alkohol gan, nah metanol ini nih yg bisa nambahin oktan premium kiat tapi ntar dulu gan, jgn sembarangan campur aja, jadi buat tangki motor bebek kira2 dicampur pake 10ml metanol(agan beli suntikan maenan yg di abang2 aja buat ngukur ml nya) nah setelah dicampur goyang2in motor dikit gan hehe tunggu berapa menit biar nyampur. setelah premium dicampur dgn 10ml metanol maka kadar oktan premium jadi naek menjadi sekitar 92-95 oktannya setara dgn pertamax malahan pertamax plus (semakin banyak jumlah metanol yg kita campur makin gede oktan yg akan bertambah, tapi! jgn maen asal tanbah aja gan, mendingan sesuai anjuran guru les ane biar aman) guru les ane dan temen ane udah nyobain gan jadi beneran mantep motornya, dan ane udah nyoba tarikan gas bener2 enak gan bakal kebut2an juga enak


Spoiler for harga & pembeliannya:
kita bisa beli metanol di toko2 kimia gan, di pasar senen kalo guru ane nyaraninnya tapi dimana2 banyak kok dan saat beli cari yg persen metanolnya sedeng kalo ga salah 92 bilang aja bang yg persennya sedeng abangnya pasti ngerti, dan untuk harga murah gan sekitar 10-20ribuan buat satu drigen minyak gitu yg biasa ditenteng. kenapa ane bilang murah? karana misal harga 10ribu 1liter, kita cuma ngebutuhin 10ml untuk 1 tangki penuh bisa dipake berapa bulan kan tuh gan, performa motor juga jadi bagus










sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7515815