Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan


15 Stadion Terbesar di Dunia [2012]






Stadion terbesar adalah ikon olah raga yang paling populer, meskipun itu sepak bola ataupun yang lain inilah beberapa nama stadion dan fotonya yang terbesar di dunia, Indonesia juga mempunyai stadion yang besar dan juga masuk dalam 15 Stadion terbesar di dunia yaitu apa lagi kalau bukan GBK (Gelora Bung Karno) sayang meskipun stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini masuk di 15 Stadion terbesar di dunia, tapi prestasi Olah raganya masih kalah di banding dengan negara lain.


Inilah Stadion-Stadion Terbesar di dunia yang memiliki kapasitas penonton Lebih besar dari pada yang lainnya.



1. Rungrado May Day Stadium
Terletak di Pyongyang, Korea Utara dan mampu menampung 150.000 penonton





2. Salt Lake Stadium

Terletak di Calcutta, India dan mampu menampung 120,000 penonton




3. Estadio Azteca
Terletak di Mexico City, Mexico Mexico dan mampu menampung 114,465 penonton




4. Bukit Jalil National Stadium
Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia dan mampu menampung 110,000 penonton





5. Jawaharlal Nehru Stadium
Terletak di New Delhi, India dan mampu menampung 100,000 penonton




6. Melbourne Cricket Ground

Terletak di Melbourne, Australia dan mampu menampung 100,000 penonton




7. Camp Nou

Stadion ini di miliki oleh klub sepak bola BARCELONA, stadion ini terletak Barcelona, Spain yang mampu menampung 98,772 penonton





8. Est dio do Maracan

Terletak di Rio de Janeiro, Brazil mampu menampung 95,000 penonton




9. Wembley Stadium

Stadion ini adalah stadion kebanggaan warga Inggris terletak di London, England mampu menampung 90,000 penonton




10. Azadi Stadium
Terletak di Teheran, Iran stadion ini mampu menampung 90,000 penonton




11. Gelora Bung Karno Stadium

Stadion terbesar di Indonesia ini yang terletak di Jakarta, Indonesia mampu menampung 88,000 penonton





12. Luzhniki Stadium

Stadion ini terletak di Moscow, Russia mampu menampung 84,745 penonton




13. Telstra Stadium

Stadion ini terletak Sydney, Australia mampu menampung 83,500 penonton




14. Olimpiyskiy
Stadion ini terletak di Kyiv. Ukraine mampu menampung 83,450 penonton





15. Stadio Giuseppe Meazza
Stadion ini adalah stadion dari 2 klub besar di Italia yaitu Inter Milan dan AC Milan, tapi Untuk Stadion AC Milan Stadion ini bernama SAN SIRO, stadion ini terletak di Milan, Italia mampu menampung 82,955 penonton







 
sumber: http://www.fimadani.com/14-stadion-terbesar-di-dunia/


Download PES 2012 Pro Evolution Soccer


Download PES 2012 Pro Evolution Soccer  - Akhirnya game PES 2012 dirilis juga !. Ya setelah lama para game mania sepakbola berkutat dengan pertanyaan kapan PES 2012 dirilis? Akhirnya Konami Digital Entertainment,Inc selaku produsen game Pro Evolution Soccer (PES) 2012 buka mulut juga bahwa PES 2012 secara resmi akan dirilis pada 27 September 2011 nanti. Namun hari ini anda sudah bisa bergembira karena free download game PES 2012 ini sudah tersedia. Bagi yang mau nyobain dulu versi demo Pro Evolution Soccer 2012 ini sudah ada koq bahkan komplit dengan link download Patch PES 2012 sekalian akan saya berikan disini secara cuma-cuma alias download gratis. Game sepakbola PES 2012 yang dijadwalkan dirilis pada 27 September nanti adalah untuk versi PS3 dan Xbox360. Sedangkan untuk versi PS2 dan  Wii rencananya dirilis pada 8 November 2011, kemudian akan menyusul berikutnya untuk versi Nintendo 3DS dan iOS format.






OK buat yang sudah ngga sabaran lagi untuk download gratis game PES 2012 Pro Evolution Soccer, segera saja meluncur ke TKPnya dibawah ini nih :




  • Mirror download via Mediafire : Download Here  >> Pass: world4free.in


Selamat bermain game PES 2012 Pro Evolution Soccer bersama bintang sepakbola kesayangan anda Cristiano Ronaldo.








sumber: http://rayhanzhampiet.blogspot.com/2011/09/download-pes-2012-pro-evolution-soccer.html

Muhammad Ali Pulang Kampung Rayakan HUT Ke-70



www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Muhammad Ali (kiri) berduel dengan Joe Frazier pada 28 Januari 1974 di New York.

Louisville - Muhammad Ali akan pulang kampung untuk merayakan ulang tahunnya ke-70. Juara kelas berat tinju legendaris itu akan menghadiri pesta ulang tahun pada malam 14 Januari di Muhammad Ali Center di pusat kota Louisville. Ali sendiri berulang tahun pada 17 Januari.

Pesta itu sekaligus sebagai pengumpulan dana untuk Ali Center - pusat budaya dan pendidikan yang juga memiliki sebuah museum tentang karir panjang Ali sebagai petinju, aktivis sosial dan kemanusiaan.

Juru bicara Ali Center, Jeanie Kahnke, hari Sabtu 7 Januari 2012 mengatakan Ali akan dikelilingi oleh teman-teman lama dan orang-orang yang membuat perbedaan dalam hidupnya, termasuk pelatih lamanya Angelo Dundee. Pesta itu akan menampilkan makan malam, hiburan dan pidato.

Kahnke menggambarkan pesta itu sebagai sebuah retrospektif dan perayaan kehidupan Ali. "Adalah penting bagi siapa pun mencapai usia 70 tahun," kata Kahnke. "Tapi untuk suatu ikon global, yang telah benar-benar menyentuh kehidupan jutaan orang, itu peristiwa penting untuk dirayakan.''

Tinggal sedikit tiket tersisa untuk acara senilai US$ 1.000 (Rp 9 juta) per orang, katanya.

Kahnke mengatakan bahwa Ali dan istrinya, Lonnie, sangat menantikan perayaan itu. Keluarga Ali memiliki rumah di Louisville, tetapi baru-baru ini tinggal di rumah mereka di Arizona, katanya. Ali sedang berjuang melawan penyakit Parkinson.

Serangkaian acara komunitas berjudul "Tujuh Hari untuk Tujuh Dekade" akan digelar pada 15-21 Januari di Ali Center. Acara itu menyentuh sisi serius dan menyenangkan dari Ali.

Pada 15 Januari, seorang pesulap akan tampil di lobi utama Ali Center - yang merupakan pengakuan akan cinta Ali terhadap trik sulap.

"Kami benar-benar ingin berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung dan mencintai dan memeluk Muhammad Ali," kata Kahnke.

Pusat ini dibuka pada 2005 dan menarik sekitar 85.000 pengunjung per tahun.

Ali, yang memulai karir tinju dari amatir di Louisville pada 1950-an, memenangkan medali emas di tinju pada tahun 1960 di Olimpiade Roma. Dia kemudian menjadi juara dunia kelas berat tiga kali. Dia pertama kali meraih gelar dengan mengalahkan Sonny Liston pada tahun 1964. Gelar Ali kemudian dilucuti pada tahun 1967 karena menolak ikut wajib militer selama Perang Vietnam.

Dia meraih kembali gelarnya pada 1974 ketika ia mengalahkan George Foreman di Zaire. Gelar terakhir Ali datang pada tahun 1978 ketika ia mengalahkan Leon Spinks. Ali memiliki tiga pertemuan epik melawan saingan utamanya, Joe Frazier.

Ali telah menerima puluhan penghargaan internasional atas upaya kemanusiaannya.








sumber: http://www.tempo.co/read/news/2012/01/08/103375948/Muhammad-Ali-Pulang-Kampung-Rayakan-HUT-Ke-70


5 Atlet Wanita Tercantik di Dunia

5. Ana Paula Mancino (Atlet Bola Tangan)
www.blogbelajarpintar.blogspot.com

4. Allison Stokke (Atlet Lompat Galah)


3. Milene Domingues (Pesepakbola)


2. Flavia Delaroli (Perenang)
www.blogbelajarpintar.blogspot.com

1. Maria Yuryevna Sharapova (Tennis)
www.blogbelajarpintar.blogspot.com











8 Perayaan Gol yang Sulit Dilupakan

8. Peter 'The Robot' Crouch

Spoiler for Peter 'The Robot' Crouch:
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Quote:
Ketika pertama kali melihat Peter Crouch mencetak gol saat melawang Hungaria di tahun 2006, para fans Inggris di seluruh dunia memintanya melakukan hal itu lagi. Peter waktu itu mengatakan, ia hanya akan melakukan tarian robotnya jika Inggris memenangkan Piala Dunia, namun ketika ia berhasil mencetak gol saat melawan Ukraina dan juga Jamaika, ia tetap melakukan tarian tersebut.
Quote:

7. Finidi George

Spoiler for Finidi George:
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Quote:
Ketika berhasil mencetak angka saat melawan Yunani di Piala Dunia 1994, pemain asal Nigeria, Finidi George, berlari ke ujung lapangan dan merangkak hingga tempat tendangan bebas, sesampainya disana ia mengangkat satu kakinya dan memperagakan seekor anjing yang sedang buang air kecil.
Quote:

6. Eric 'The King' Cantona

Spoiler for Eric 'The King' Cantona:
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Quote:
Eric Cantona dipercaya sebagai Raja dari Old Trafford, dan ia tetap mempertahankan citranya itu. Ketika ia berhasil mencetak sebuah gol yang sangat brilian, ia hanya memasang muka datar dan dengan gayanya yang dingin.
Quote:

5. Robbie Fowler

Spoiler for Robbie Fowler:
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Quote:
Fowler yang mengendus garis lapangan

Ketika berhasil mencetak angka melalui penalti saat melawan Everton di tahun 1999, Robie Fowler berlari ke garis putih yang berada disekitar gawang, menjatuhkan dirinya dan mengendus garis yang dilukis di rumput tersebut seakan-akan sebuah kokain. Manajer Fowler saat itu, Houllier mengatakan bahwa itu adalah sebuah tradisi Kamerun. Namun hal yang berbeda dikatakan oleh Robbie Fowler, ia melakukan hal itu akibat dituduh terlibat dalam penyalahgunaan obat oleh fans dari Everton. Perayaan gol yang dilakukan oleh Robbie Fowler ini membuatnya harus membayar 60.000 poundsterling.
Quote:

4. The Brazilian Cockroach

Spoiler for The Brazilian Cockroach:
Quote:
Maksud dari Brazilian Cockroach bukan kecoa yang berukuran besar disini, tapi perayaan gol yang dilakukan oleh Roberto Carlos, Ronaldo dan Robinho (seperti yang terlihat pada gambar) saat membela Real Madrid yang mengundang perdebatan. Banyak yang mengatakan perayaan kemenangan mereka sedikit menyinggung, namun banyak orang juga kagum akan kekompakan mereka.
Quote:

3. Craig Bellamy

Spoiler for Craig Bellamy:
Quote:
Craig Bellamy yang mengayunkan lengannya

Ketika dikabarkan Craig Bellamy menyerang rekan satu timnya, John Arne Riise, dengan tongkat golf, Craig memutuskan untuk memperagakan dirinya yang mengayunkan tongkat golf untuk merayakan gol yang ia ciptakan ketika melawan Barcelona di pertandingan Liga Champions. Yang dilakukan Craig mungkin tidak seaneh fakta bahwa baik John dan Craig berhasil menciptakan gol dalam pertandingan melawan Barcelona tersebut.
Quote:

2. Jimmy Bullard

Spoiler for Jimmy Bullard:
Quote:
Bullard yang memberikan pidato

Setelah mencetak gol saat melawan Manchester City, Jimmy Bullard, pemain dari klub Hull City di liga minor, yang kocak menyuruh rekan satu timnya untuk duduk di lapangan dan memperagakan pidato yang dilakukan oleh pelatih Phil Brown saat jeda pertandingan.
Quote:

1. Cristiano Ronaldo
Spoiler for Cristiano Ronaldo:
Quote:
Cristiano Ronaldo yang bergaya monster

Belum ada informasi apa arti dari perayaan kemenangan yang satu ini. CR7 hampir melakukan gaya monsternya ini setiap kali ia mencetak gol.











sumber: kaskus.us


5 Macam Olahraga Terpopuler di Asia

Asia adalah benua yang memiliki populasi terbesar di dunia. Adalah hal yang wajar jika penduduk di Asia menggemari beragam jenis olahraga. Ada beberapa alasan mengapa mereka menggemari satu atau lebih olahraga. Berikut adalah 5 olahraga paling populer di benua Asia:


1. Sepakbola
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Di urutan pertama olahraga yang paling populer di Asia adalah sepakbola. Hampir seluruh orang di Asia sangat menggemari sepakbola, terutama pada tim-tim yang berasal dari Eropa. Tak salah jika dalam beberapa tahun belakangan, Asia menjadi tujuan utama tur klub-klub besar Eropa saat persiapan pra musim.


2. Kriket
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Kriket adalah olahraga berikutnya yang sangat populer di Asia. Saat pertama kali dikenalkan oleh kolonial Inggris di Asia, olahraga yang dimainkan sebelah pemain ini menjadi sangat populer di negara seperti India, Pakistan, Bangladesh, Bhutan dan Sri Lanka.


3. Tenis meja
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Tenis meja adalah olahraga yang sangat populer di Asia. Di beberapa negara seperti China, Korea Selatan dan Vietnam olahraga ini menjadi prioritas utama. Tak heran jika kita melihat deretan nama juara dunia tenis meja biasanya berasal dari Asia, khususnya China.


4. Senam (Gymnastics)
www.blogbelajarpintar.blogspot.com
Gymnastic atau yang biasa disebut senam lantai di Indonesia, adalah olahraga yang sangat populer di Asia. Di Asia, khususnya China, keterampilan senam sudah sangat populer sebelum adanya pertandingan resmi olahraga senam itu sendiri. Dalam beberapa pertunjukan seni dari negeri Tirai Bambu, dapat kita lihat unsur gerakan senam (gymnastic) menjadi hal yang utama. Olahraga senam sendiri sangat populer di negara China, Korea Utara, Korea Selatan dan beberapa negara Asia lainnya.


5. Seni Bela Diri
Seni Bela Diri
Yang terakhir, tentunya seni bela diri. Di Asia, banyak terdapat aliran seni bela diri. Hampir semua kawasan di Asia dibekali keterampilan unik dalam hal bela diri. Kita mengenal Kungfu dari China, Karate dari Jepang, Taekwondo dari Korea, Muay Thai dari Thailand hingga Silat dari Indonesia. Di Asia sendiri ada beberapa turnamen yang mempertemukan semua aliran seni bela diri. Turnamen-turnamen ini biasanya diadakan di Jepang dan China.












Legenda Pemain Bola Indonesia Yang Terlupakan

Pernah ada era dimana tim sepakbola Indonesia ditakuti di Asia, bahkan Eropa. Era dimana kecanggihan teknologi belum menjamah ranah olahraga. Era dimana kemampuan fisik masing-masing pemain lebih berperan dari formasi dan taktik. Di era itu, ada satu nama pesepakbola yang luar biasa. Salah satu bakat terpendam tanah air Indonesia yang kemampuannya diakui dunia. Dia adalah Ramang, pesepakbola asal Makassar yang namanya mengangkasa, dan terlupakan.

Ramang Kecil

Ramang dilahirkan di Makassar, tahun 1928. Ayahnya, Nyo’lo, merupakan Ajudan raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang yang dikenal sebagai jagoan sepak raga. Sejak kecil Ramang sudah terlihat mewarisi bakat bal-balan ayahnya. Ia kerap berlatih dengan seadanya. Bola anyaman rotan, gulungan kain, hingga buah jeruk kecil menjadi teman berlatihnya.

Ramang memperkuat PSM

Pada tahun 1947, Ramang bergabung ke klub sepakbola Makassar Voetball Bond (MVB), yang kini dikenal dengan nama PSM Makassar. Sebelum berlabuh di klub besar tersebut, Ramang membela Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi). Bakatnya tersendus oleh scout dari PSM ketika memperkuat tim tersebut dalam sebuah turnamen yang diadakan oleh PSM. Ramang mencetak 7 gol dalam sebuah pertandingan dan membawa Persis menang 9-0 dalam kompetisi tersebut.

Tanpa menunggu lama, PSM segera mengontrak pemain bertubuh mungil tersebut. Hanya setahun di PSM, Ramang telah melanglang buana ke seluruh penjuru daerah di Indonesia. Ketika ia kembali ke Makassar, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai opas di Dinas Pekerjaan Umum. Gajinya hanya Rp.3500,- per bulan dan tidak pernah naik. Namun Ramang menerimanya dengan hati terbuka. Maklum, ketika itu sepakbola belum dapat dijadikan mata pencaharian tetap. 

Kerja Sampingan Ramang

Pekerjaan sampingan Ramang sebelum dikontrak PSM adalah kernet dan tukang becak. Namun akhirnya ia meninggalkan dua pekerjaan tersebut, bukan karena gajinya di PSM mencukupi, namun ia lebih mencintai sepakbola. Hal tersebut membuat kehidupan Ramang yang saat itu sudah berkeluarga, sangat memprihatinkan. Keluarganya tinggal menumpang di rumah seorang teman.
Dukungan dari sang istri yang tabah dan setia membuat Ramang dapat fokus bermain bola. Sampai akhirnya bakat luar biasa Ramang membuatnya terpilih memperkuat tim nasional Indonesia (kala itu bernama tim PSSI) pada tahun 1952.


Kiprah Gemilang Ramang Di Kancah Internasional

Prestasi Ramang di tingkat nasional amat cemerlang. Dirinya dikenal sebagai striker haus gol yang tak lelah bergerak ke segala arah dengan kecepatan tinggi sambil melepas tendangan dnegan akurasi tinggi. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.

Ketajaman Ramang membuat nama Indonesia disegani di tingkat sepakbola dunia. Beberapa tim terbaik dunia kala itu berebutan ingin menjajal kekuatan timnas Indonesia. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara, salah satu kiper terbaik dunia waktu itu, klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Yashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein.

Namun Ramang adalah pribadi yang rendah hati, ia mengatakan bahwa prestasi timnas kala itu tak lepas dari perjuangan rekan-rekannya, bukan dirinya semata.
Ramang adalah pesepakbola dengan bakat alami murni. Sebagai penyerang, ia kerap mencetak gol dari berbagai sudut, bahkan sudut mustahil sekalipun. Permainannya pun sedap dipandang mata. Salah satu kemampuan khusus Ramang adalah tendensi dan presisi untuk melepaskan tembakan salto. Tak jarang ia merobek jala lawan dengan sepakan akrobatik yang aduhai. Satu di antaranya yang paling diingat adalah saat PSSI mengalahkan RRC dengan skor 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto.
Kelihaian Ramang di lapangan bola membuat seluruh Indonesia mengenalnya. Bahkan pada era akhir 50 an, banyak ibu-ibu menamai anak mereka ‘Ramang’.
Pertandingan paling berkesan adalah ketika Indonesia bertemu Uni-Soviet di Olimpiade Melbourne 1956. Kala itu Uni-Soviet memegang predikat sebagai salah satu raja sepakbola dunia, dengan pertahanan yang digalang kiper legendaris Lev Yashin. Hebatnya, Indonesia berhasil menahan tim tersebut dengan skor kacamata. Ramang bahkan hampir saja mempermalukan Uni-Soviet dengan mencetak gol, namun gagal karena kausnya ditarik pemain belakang lawan sebelum sempat menceploskan bola.


Akhir Muram Prestasi Gemilang Ramang

Namun waktu terus berjalan, roda kehidupan terus berputar. Untuk Ramang, singkat saja dirinya berada di puncak kejayaan. Sinarnya meredup setelah dirinya terkena skorsing pada tahun 1960. Pria bersahaja ini dituduh menerima suap. Ketika dipanggil kembali pada tahun 1962, sinarnya telah pudar. Ramang akhirnya pensiun total dari sepakbola pada tahun 1968 dalam usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah PSM Makassar.

Namun Ramang tidak meninggalkan lapangan hijau. Ia kembali sebagai pelatih dan sempat membawa tim Persipal Palu menjadi tim yang disegani di Indonesia. Ramang juga pernah melatih klub yang membesarkan namanya, PSM Makassar (sampai sekarang, salah satu julukan PSM Makassar adalah ‘Pasukan Ramang’). 

Namun ternyata dunia kepelatihan terlalu kejam untuk Ramang. Ia disingkirkan secara perlahan dari dunia itu hanya karena tidak memiliki ijasah kepelatihan. Padahal racikannya yang bermaterikan pengalaman pribadi dan teori yang didapatnya dari pelatih timnas PSSI Tony Pogacnick berhasil membuat jeri lawan-lawan tim yang dilatihnya.

Ramang tetap menerima semua hal itu dengan lapang dada dan legowo. Untungnya lagi, ia tidak sampai harus berhenti menggeluti dunia yang dicintainya karena isu-isu miring tersebut.

Masa Tua Ramang

Pada tahun 1981, setelah melatih anak-anak PSM di bawah guyuran hujan, Ramang sakit. Selama enam tahun ia berjuang melawan sakit radang paru-paru yang menggerogotinya tanpa mampu berobat ke Rumah Sakit. Ramang memang hidup amat sederhana pada masa tuanya. karena sekali lagi, gaji seorang pelatih bola kala itu tidak bisa dijadikan penopang seseorang yang telah berkeluarga. Ramang hanya jebolan Sekolah Rakyat, tanpa ijasah, semua jadi sulit.

Pada tahun 1987, salah satu legenda terbesar sepakbola Indonesia ini mengehembuskan nafas terakhir di kediamannya yang amat sederhana. Ia menghuni rumah kecil tersebut bersama anak, menantu dan cucunya, semua berjumlah 19 orang.

Ramang Legenda Yang Dilupakan
Kini, yang cukup menyedihkan, nama Ramang seakan sudah dilupakan. Tenggelam di bawah nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Bambang Pamungkas, dan Irfan Bachdim. Satu-satunya pengingat orang-orang akan keberadaannya hanyalah sebuah patung sederhana di pintu utara lapangan Karebosi, Makassar.
Mari kita kenang kembali keberadaan mereka yang pernah mengangkat nama Indonesia di mata dunia pada suatu era, walaupun hanya lewat sepakbola.

Ramang kecil Kadir kecil..
Menggiring bola di jalanan
Ruli kecil Riki kecil..
Lika liku jebolkan gawang

(Kutipan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul ‘Mereka Ada Di Jalan)









sumber: kompas


[Foto] Kejadian Paling Aneh Dalam Olahraga






































sumber: tuanmuda.us