Tips Aman Berbelanja via Internet

Meski diakui, dalam beberapa hal, internet benar-benar mempermudah aktivitas banyak orang. Salah satunya adalah berbelanja. Orang tak perlu lagi keluar rumah dan berbelanja di swalayan, supermarket, plaza, butik, ataupun pasar. Orang cukup duduk di depan komputer, atau malah sekarang bisa lewat ponsel, memilih dan memesan barang kesukaannya. Fenomena ini, jual beli barang via internet, disebut e-commerce atau berbelanja online.


Sistem seperti ini memang punya banyak kemudahan. Tapi juga tak sedikit risiko yang bisa muncul. Risiko-risiko itu bisa berupa barang tak dikirim, alamat e-mail “dijual” ke pihak lain, atau dicurinya data pribadi pembeli. Data-data pribadi yang rentan terhadap penyalahgunaan, salah satunya, adalah rekening bank, baik tabungan maupun kartu kredit dan sejenisnya.

Lalu, bagaimana atau apa yang mesti Anda perbuat supaya Anda nyaman berbelanja online? Berikut beberapa tip yang bisa Anda jadikan pegangan.

Situs yang terbukti keamanannya

Situs bisa disebut aman jika memanfaatkan teknologi enkripsi untuk mentransfer informasi dari komputer pengguna ke komputer penjual. Dengan enkripsi, informasi penting seperti nomor kartu kredit bisa diamankan dengan kode tertentu untuk mencegah pencurian. Indikasi situs yang aman, salah satunya, adalah alamat “https:/”. Jika ada “s” berarti situs tersebut bisa dikategorikan cukup aman. Biasanya tanda “s” ini tak akan muncul sampai Anda mengakses halaman order barang dalam situs.

Selidiki reputasi situs.

Situs e-commerce yang terpercaya setidaknya menyertakan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pelayanan konsumen atau untuk memesan barang. Cari tahu juga bagaimana reputasi perusahaan dalam melayani konsumennya. Anda, misalnya, bisa mencarinya lewat Google. Jika kebetulan Anda baru pertama kali membeli lewat situs, pesan barang yang murah terlebih dahulu untuk melihat apakah situs tersebut bisa dipercaya atau tidak.

Kebijakan privasi dan keamanan situs

Setiap situs e-commerce yang terpercaya mempunyai informasi tentang bagaimana sebuah transaksi perdagangan akan diproses dalam kebijakan privasi dan keamanannya. Perhatikan dengan saksama informasi ini agar Anda tidak dirugikan. Meski demikian, tak bisa dijamin kebijakan ini selalu diberlakukan dengan baik. Karena itu, selalu berhati-hatilah dalam bertransaksi.

Transaksi teraman

Pilihlah cara transaksi yang aman. Direkomendasikan untuk memakai kartu kredit saja daripada model-model transaksi lainnya.

Hanya data yang diperlukan

Ketika Anda hendak memesan barang, ada beberapa informasi pribadi yang harus Anda sertakan seperti nama dan alamat Anda. Seringkali Anda diminta memberikan informasi pribadi lainnya, misalnya pendapatan bulanan. Anda harus tahu apa relevansi atau keterkaitan antara barang pesanan Anda dan pendapatn bulanan. Jika tidak ada relevansinya, jangan berikan informasi itu. Bisa jadi informasi itu disalahgunakan. Karena itu, Anda hanya perlu menulis data yang diperlukan saja dalam proses transaksi itu. Ingat, selalu terjadi pencurian data pribadi lewat internet.

Password

Beberapa situs mengharuskan pengguna melakukan login sebelum memesan barang. Karena itu, jaga baik-baik kerahasiaan kata sandi Anda. Lebih baik Anda menggunakan password yang sukar diidentifikasi. Supaya informasi Anda tidak bocor atau tidak diketahui orang lain, Anda sebaiknya bertransaksi melalui komputer umum seperti di warnet atau sebagainya.

Print pesanan

Mengingat besarnya kemungkinan adanya penipuan dan penyalahgunaan informasi, Anda dianjurkan untuk mengeprint halaman situs yang mengkonfirmasi seluruh hal mengenai pesanan Anda seperti harga barang, informasi produk atau nomor pesanan dan Kebijakan Keamanan Perusahaan untuk berjaga-jaga.

Pengiriman

Biasanya, barang Anda dijanjikan akan datang dalam waktu tertentu. Perhatikan informasi bagaimana cara perusahaan menangani kendala jarak atau masalah pembayaran dan pengantaran barang. Perhatikan pula apakah barang Anda digaransi atau bisa dikembalikan jika terdapat cacat atau tidak. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau tidak masuk akal, Anda bisa beralih ke situs e-commerce yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar